Joe Biden dan Putin Akan Bertemu di Jenewa pada 16 Juni
Joe Biden dan Putin Akan Bertemu di Jenewa pada 16 Juni

Presiden Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (25/5/2021) sependapat untuk bersuara pada Juni di Jenewa, Swiss. Seperti dilaporkan AP, pertemuan tatap muka ini diharapkan Gedung Putih akan menolong membawa sebagian prediksi ke hubungan penuh yang cuma memburuk pada bulan-bulan pertama Administrasi Biden. KTT 16 Juni akan mengerjakan pada akhir perjalanan internasional pertama Biden sebagai presiden: Dia juga akan mengunjungi Inggris untuk pertemuan para pemimpin dunia Golongan Tujuh dan menghadiri pertemuan puncak NATO di Brussels.

Agenda hal yang demikian mengharapkan mencakup pembicaraan perihal perbuatan Rusia ke negara tetangga Ukraina, pengalihan paksa penerbangan ke Lithuania minggu ini oleh sekutu Rusia Belarusia, upaya kedua negara untuk menahan pandemi virus korona dan banyak lagi. Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan tak ada syarat yang menentukan untuk pertemuan hal yang demikian. Gedung Putih menentukan ekspektasi rendah untuk pertemuan hal yang demikian. Yang ini perkiraaan tak akan mengarah pada terobosan besar – apalagi semacam pembatasan ulang hubungan AS-Rusia. Dan dikerjakan oleh bos lama Biden, Barack Obama, atau situasi aneh dari hubungan Donald Trump-Putin.

Baca Juga : Gelombang Covid Kedua Lebih Kuat Empat Kali Lipat Dari Sebelumnya

Presiden Joe Biden Membahas Hubungan Rusia-AS

Kremlin, pada bagiannya, menyatakan para presiden akan membahas “situasi saat ini dan prospek hubungan Rusia-AS. permasalahan stabilitas strategis dan permasalahan akut dalam rencana internasional, termasuk interaksi dalam menangani pandemi virus corona dan penyelesaian konflik regional. Biden pertama kali mengusulkan KTT itu dalam percakapan telepon dengan Putin pada bulan April. Saat pemerintahannya bersiap untuk mengenakan hukuman putaran kedua kepada pejabat Rusia selama masa kepresidenan yang masih baru.

Gedung Putih telah berulang kali menyatakan sedang mengupayakan hubungan yang “stabil dan dapat terprediksi” dengan Rusia. Pada saat yang sama, Biden telah menghubungi Putin atas tuduhan bahwa Rusia ikut campur dalam pemilihan presiden AS tahun lalu. Dan menyebut Kremlin berada di balik kampanye peretasan SolarWinds untuk mengakses jaringan dari setidaknya sembilan institusi AS. Pemerintahan Biden juga mengkritik Rusia atas penangkapan dan pemenjaraan pemimpin oposisi Alexei Navalny. Secara terbuka, pemerintah Biden mengakui bahwa mereka memiliki kepercayaan rendah. Hingga menuding agen Rusia menawarkan hadiah kepada Taliban untuk menyerang pasukan AS di Afganistan.